Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Mei 2013

149 Atlet Blora Lolos ke Porprov Jateng 2013 di Banyumas Oktober Nanti

BLORA. Kabupaten Blora meloloskan sebanyak 149 atlet untuk berlaga dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2013 bulan Oktober mendatang di Banyumas. Jumlah tersebut berdasarkan kuota atlet masing-masing cabang olahraga (cabor) yang lolos kualifikasi Porprov.

Ketua Umum KONI Blora, Urip Daryanto mengemukakan sebanyak 149 atlet Blora akan tampil di Porprov Jateng 2013 yang terdiri dari 110 atlet putra dan 39 atlet putri. Mereka juga akan didampingi para pelatih yang berjumlah total 37 orang. Para atlet tersebut akan bertanding dalam 22 cabang olahraga yang dipertandingkan.

Dia menambahkan, beberapa agenda telah disiapkan KONI Blora untuk Porprov Jateng 2013. Diantaranya membentuk kepanitiaan Porprov dan survey venue tempat pertandingan.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi persiapan Porprov Jateng 2013 beberapa hari lalu, urip Daryanto menegaskan cabang olahraga yang akan dipertandingkan nanti disesuaikan dengan proyeksi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON). Karena memang kontribusi Porprov adalah untuk penentuan PON.

Hanya saja untuk cabang angkat besi dan angkat berat belum bisa dipastikan apakah Blora akan turut serta atau tidak. Sebab hingga kini belum ada kejelasan pencabutan sanksi dari Pengprov PABBSI Jateng terhadap PABBSI Blora.

"Kami masih terus berusaha mengupayakan adanya keringanan hukuman. Sehingga atlet angkat besi dan angkat berat Blora bisa tampil di Porprov," kata Urip Daryanto, Ketua KONI Kabupaten Blora.

Sekedar diketahui, PABBSI Blora mendapatkan sanksi lantaran mengikutsertakan atletnya bertanding di kejuaraan angkat besi dan angkat berat di Kalimantan tahun 2011. Atlet tersebut memperkuat salah satu Kabupaten di Kalimantan. Sehingga Pengprov PABBSI Jateng memberikan hukuman atlet angkat berat dan angkat besi Blora dilarang tampil di berbagai kejuaraan termasuk Porprov Jateng 2013. (rs-infoBlora)


Rabu, 29 Mei 2013

Gagal Jadi Tuan Rumah Divisi I, Saminista Tetap Optimis Persikaba Blora Lolos Grup 7


BLORA.Persikaba Blora gagal menjadi tuan rumah kompetisi sepakbola Divisi I. Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) PSSI yang mengelolan kompetisi Divisi I lebih mempercayakan Persipa Pati sebagai tuan rumah. "Penunjukan Pati sebagai tuan rumah diputuskan dalam pertemuan di Jakarta, Jumat lalu tanggal 24 Mei," ujar Ketua Umum PSSI Kabupaten Blora, Agung Waskito.

Manajemen Persikaba sebelumnya pernah memasukkan formulir permohonan diri menjadi tuan rumah ke BLAI. Diduga kegagalan Laskar Arya Penangsang menjadi tuan rumah karena Stadion Kridosono dinilai kurang layak. Agung Waskito mengemukakan hasil pertemuan BLAI pekan lalu itu untuk membahaspersiapan pelaksanaan kompetisi Divisi.

Selain penetapan tuan rumah, dalam pertemuan yang diikuti semua manajemen tim peserta Divisi I itu diputuskan juga pembagian grup. Persikaba Blora berada satu grup dengan Persipa Pati di grup 7. Adapun timlainnya yang bergabung di grup 7 adalah Persebi Boyolali, PSISra Sragen, Persinga Ngawi, Tunas Muda Jogjakarta. Kompetisi akan dimulai tanggal 16 Juni mendatang.

Di pertandingan babak penyisihan menggunakan sistem setengah kompetisi dengan home tournamen. "Dua kesebelasan yang menempati peringkat pertama dan kedua di grup berhak lolos ke pertandingan babak berikutnya," kata Agung Waskito.

Menurutnya Persikaba telah menyiapkan diri mengikuti kompetisi sepakbola kasta ketiga di Indonesia ini. Agung mengungkapkan, saat ini Persikaba berlatih intensif dengan arahan pelatih Yusuf Ekodono yang juga mantan pemain Persebaya Surabaya.

Pemusatan latihan dilakukan di lapangan sepakbola Pusdiklat Migas Cepu. "Awal Juni nanti kami akan gelar partai uji coba Persikaba dengan kesebelasan lain," ungkapnya.

Saminista Optimis Persikaba Lolos
Kelompok supporter Saminista Blora mengharapkan Persikaba mampu berprestasi bagus pada Kompetisi Divisi I tahun ini meski tuan rumahnya bukan Blora.

Mereka ingin tim besutan Yusuf Ekodono mampu lolos dari grup 7 Kompetisi Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) yang rencananya akan dimulai tanggal 16 Juni mendatang.

"Saminista berharap agar Persikaba bisa lolos mewakili grup 7 nanti," ujar katua kelompok supporter Saminista Blora, Fuad Ahmadi kemarin.

Menurutnya meskipun gagal menjadi tuan rumah, dia berharap persikaba Blora mampu bersaing dengan tuan rumah Persipa Pati, Persebi Boyolali, PSISra Sragen, Persinga Ngawi dan Tunas Muda Jogja. Dia melihat dengan materi pemain yang ada dan sering bertemu dengan klub tersebut tentunya peluang tetap sama.



Untuk itu atas nama supporter, dia meminta agar para pengurus bisa mempersiapkan diri dengan baik sebelum kompetisi bergulir. Pelatih Persikaba, Yusuf Ekodono harus memberikn porsi latihan yang tepat dan mencari komposisi pemain yang pas. Selain itu kesiapan fisik dan mental agar para pemain bisa fokus di setiap pertandingan, apalagi pertandingan digelar di Pati terus.

Untuk itu dia mengajak semua pihak mendukung Persikaba. "Tanpa adanya hubungan baik dengan pemerinth, pengurus dan supporter, Persikaba sulit berprestasi bagus," tandasnya.

Saminista, lanjutnya, akan memberikan dukungan langsung setiap Persikaba bertanding. " Dukungan yang kami berikan dengan datang langsung ke Pati agar Persikaba lebih bersemangat dan berprestadi," ungkapnya (rs-infoBlora - Suara Merdeka)

Kejurnas Panahan, Norika Atlet Panah Blora Raih Perak dan Perunggu

SURABAYA. Tidak sia-sia atlet panah Blora, Norika Yulandari berlatih keras di Solo. Berkat latihan keras itu Norika berhasil meraih medali perak dan perunggu dalam Kejurnas Panahan di Surabaya kemarin.

Norika meraih perak di nomor mix berpasangan dengan Arya Kamandanu pemanah asal Klaten. Sedangkan medali perunggu dia peroleh dari nomor beregu bersama pemanah lain yang memperkuat kontingen Jateng di Kejurnas Panahan yang digelar di Surabaya yang akan berakhir hari ini.

"Nilai yang diraih Norika dan Arya Kamandanu hanya terpaut tipis, tidak sampai satu poin dengan pemanah tuan rumah Jatim yang meraih medali emas," ujar Ketua Perpani Blora Wahono kemarin.

Norika tampil di Surabaya bersama 21 atlet lainnya dari Kabupaten dan Kota lainnya di Jawa Tengah. Mereka bergabung untuk memperkuat kontingen Jawa Tengah.

Selain Norika Yulandari, Perpani Blora juga menyertakan atlet panahan satu lagi yakni Aryo Wibowo. Norika Yulandari bertanding di ronde FITA Recurve beregu, campuran dan perorangan. Sedangkan Aryo Wibowo turun di ronde nasional.

"Untuk nomor perorangan, Norika tak berhasil meraih medali," tandas Wahono. Dia juga mengutarakan kesempatan untuk tim Jateng menambah pundi medali masih terbuka. Aryo Wibowo akan turun bertarung di nomor yang diikutinya. Semoga Aryo bisa meraih medali. (rs-infoBlora - Suara Merdeka)

Selasa, 28 Mei 2013

Hasil Lomba Senam Sehat Bangsaku Antar UPTD TK/SD se Kab.Blora

BLORA. Meskipun Hari Pendidikan Nasional sudah lewat tiga minggu lalu, namum rangkaian kegiatan untuk memperingatinya masih digelar Panitia Peringatan Hardiknas Kabupaten Blora.

Hari ini seluruh guru TK/SD yang tergabung dalam Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di tiap Kecamatan se Kabupaten Blora memadati area GOR Mustika untuk mengikuti Lomba Senam Sehat Bangsaku antar UPTD TK/SD se Kabupaten Blora.

Upacara pembukaan lomba dilakukan pagi tadi mulai pukul 07.00 WIB dihadiri Bupati Blora Djoko Nugroho, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Blora Ahmad Wardoyo, dan diikuti seluruh perwakilan kontingen lomba dari 16 UPTD TK/SD Kecamatan se Kabupaten Blora.

Dalam kesempatan tersebut, Djoko Nugroho memberikan apresiasi kepada jajaran Disdikpora Kab. Blora yang telah menyelenggarakan acara tersebut dengan sukses. Bupati mengatakan lomba senam sehat bangsaku selain membuat badan sehat. Senam mengandung pesan moral sportifitas dan kebersamaan.

“Sportifitas adalah indah. Sportifitas adalah saling menghargai, saling menyanjung dan saling memaafkan. Saya ingin dari kegiatan ini anak didik kita bangga dengan saudara-saudara,” kata Djoko Nugroho yang
langsung disambut tepuk tangan peserta dan penonton yang memadai Gor Mustika

Setiap kontingen lomba terdiri dari 100 anggota yang terdiri dari para guru maupun karyawan yang bekerja di lingkup UPTD TK/SD Kecamatan setempat. Tiap kontingen tampil di depan juri dengan durasi antara 15 menit sampai 20 menit. Mereka dinilai oleh tim juri yang terdiri dari juri teknis 10 orang dan juri umum 5 orang yang duduk mengelilingi area perlombaan di dalam GOR Mustika.

Pelaksanaan lomba disaksikan Bupati Blora Djoko Nugroho sampai selesai pukul 14.30 WIB siang tadi. Hasil perlombaan pun langsung diumumkan oleh panitia selang beberapa waktu setelah para juri melakukan rekapitulasi skor nilai yang diperoleh oleh masing-masing kontingen.
















Dari hasil rekapitulasi juri diperoleh  Juara 1 Kontingen UPTD TK/SD Kecamatan Blora Kota dengan mengumpulkan 19.583 point, disusul Juara 2 Kontingen UPTD TK/SD Kecamatan Jiken dengan mengumpulkan 18.676 point, dan Juara 3 Kontingen UPTD TK/SD Kecamatan Todanan dengan mengumpulkan 18.635 point. Penyerahan hadiah akan dilakukan malam ini saat acara Resepsi Peringatan Hari Pendidikan Nasional di halaman Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Blora. (rs-infoBlora)

Senin, 27 Mei 2013

Pertahankan Gelar se Jateng, Blora Mulai Bentuk Tim Tri Lomba Juang

BLORA. Kabupaten Blora mulai mempersiapkan tim yang akan tampil dalam event Tri Lomba Juang tingkat JawaTengah. Persiapan telah dimulai beberapa hari lalu dengan menyeleksi atlet yang akan memperkuat kontingen Kabupaten Blora.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Blora melalui Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Suparno mengatakan seleksi dilaksanakan di lapangan atletik Pusdiklat Migas Cepu. Seleksi dilakukan dengan cara lomba lari sejauh 15 kilometer dan proses seleksi dilakukan terbuka.

Peserta seleksi dari kalangan anggota TNI, POLRI, umum serta pelajar dengan syarat umur minimal 17 tahun per 1 Januari 1996. Menurut Suparno, Tri Lomba Juang Tingkat Jawa Tengah tahun ini akan digelar di Rembang pada tanggal 1-5 Juli mendatang.

Pertahankan Gelar
Pembentukan tim Tri Lomba Juang Blora yang dilakukan jauh hari sebelum pelaksanaan ini bukan tanpa alasan. Blora bertekad agar mampu terus mempertahankan gelar sebagai juara pertama dalam event dua tahunan ini.

Gelar juara dalam event prestisius ini diperoleh Blora saat mengikuti Tri Lomba Juang tahun 2011 lalu di Banyumas. Kontingen Blora berhasil menjadi yang terbaik dan dinobatkan sebagai juara pertama se Jawa Tengah. Sebelumnya di tahun 2009 Blora juga meraih juara pertama sekaligus juara umum tri Lomba Juang Jawa Tengah. Ketika itu tahun 2009 digelar di Blora.

"Waktu persiapan dan seleksi tim dengan pelaksanaan lomba memang cukup mepet, namun kami berharap persiapan kontingen Blora bisa dilaksanakan dengan baik sehingga bisa mempertahankan gelar juara," tandasnya.

Ajang Tri Lomba Juang Jawa Tengah ini akan diikuti seluruh Kabupaten dan Kota yang ada di Jawa Tengah yakni berjumlah 35 kontingen. Event ini melombakan nomor lari lintas alam 17 km, nomor lari 8 km, dan nomor gerak jalan cepat sejauh 45 km. Perlombaan ini digelar Pemerintah Propinsi Jawa Tengah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Jateng setiap dua tahun sekali untuk menyambut peringatan Hari Kemerdekaan RI. (rs-infoBlora - Suara Merdeka)

Jumat, 24 Mei 2013

Dua Atlet Panah Blora Perkuat Jateng di Kejurnas Panahan 2013 di Surabaya

BLORA.Dua pemanah Pengkab Perpani Blora, Arya Wibowo dan Norika Yulandari masuk tim Jawa Tengah dalam Kejurnas Panahan Tahun 2013 yang digelar di Lapangan Panahan KONI Jawa Timur, Jl.Raya Kertajaya Indah Surabaya sejak 22 Mei lalu sampai 30 Mei nanti.

Arya Wibowo kan turun di Ronde Nasional bersama pemanah Jateng lainnya seperti Khoirul Anwar, Yudi Arief Fiyanto (Semarang) dan Josua Yoga (Klaten). Ketiga atlet ini selain akan turun di nomor perorangan olympic round  dan beregu.

Sedangkan Norika Yulandri akan bertanding di Ronde Fita Recurve bersama Shaquila Awali Fajri dan Della Berliana (Klaten). Sama dengan Arya Wibowo, Norika yang mantan pemanh PON di Riau ini juga akan turun dalam perorangan olympic round dan beregu.

Kejurnas di Surabaya kali ini sekaligus sebagai ajang uji coba Bowo dan Norika, kedua atlet ini merupakan andalan Perpani Blora untuk meraih emas di Porprov Jateng 2013 Oktober nanti di Banyumas. (rs-infoBlora)

Kamis, 23 Mei 2013

Jelang Kompetisi Divisi I Persikaba Blora Gelar Pemusatan Latihan

BLORA. Jelang Kompetisi Divisi I yang akan bergulir 16 Juni mendatang, Persikaba Blora mulai adakan pemusatan latihan (TC) di lapangan Pusdiklat Migas Cepu. TC diikuti 30 pemain dengan rincian 23 pemain hasil seleksi dan 7 pemain magang.

"Latihan kita berikan setiap pagi dan sore hari. Mulai hari Senin hingga Sabtu," ujar pelatih Yusuf Ekodono.

Menurut Yusuf, untuk tahap pertama pelaksanaan TC latihannya difokuskan pada peningkatan fisik. Kerangka tim Persikaba kata dia sudah 70 persen.

Sementara itu, Ketua Umum Persikaba Blora Agung Waskito menuturkan agenda pertemuan BLAI Badan Liga Amatir Indonesia dengan klub peserta Kompetisi Divisi I di Jakarta, Sabtu lalu tanggal 18 Mei batal digelar.

Pertemuan untuk menentukan tuan rumah, pembagian grup, dan jadwal pertandingan kompetisi itu diundur hingga Jumat besok (24/5).

Seperti diberitakan sebelumnya Persikaba Blora saat ini diperkuat tujuh pemain senior, mereka adalah Tulus Sapmoko, Sukirno, Sukarmanto, Wanto, Sukisno, Redi dan Masturi.

Sementara itu Manajer Persikaba, Kurniawan DS mengungkapkan manajemenn juga akan merencanakan latih tanding Persikaba melawan kesebelasan lain. Laga uji coba itu perlu dilakukan untuk mengetahui hail pemusatan latihan. Dengan demikian kekurangan Laskar Arya Penangsang itu bisa segera mendapatkan pembenahan sebelum Kompetisi Divisi I dimulai pada 16 Juni nanti.

Dia juga mengungkapkan sejumlah kesebelasan sudah menawari Persikaba untuk latih tanding diantaranya Persibas Banyumas dan Persibat Batang. Namun menejemn masih belum memutuskan kapan laga uji coba digelar. "Kami tentukan nanti saja. Apakah uji cobanya di Blora atau di tempat mereka. Untuk sementara ini fokus untuk TC dahulu," pungkasnya. (infoBlora - Jawa Pos)

Minggu, 19 Mei 2013

Perempat Final Kompetisi Sepakbola PSSI Blora U-17 Kekuatan Tim Merata

BLORA. Tim yang lolos babak perempat final Kompetisi Sepakbola PSSI Blora U-17 dinilai memiliki kemampuan merata. Tidak ada tim yang dianggap memiliki kemampuan dominan lantaran para pemainnya mempunyai skill individu bagus. Karena itu pertandingan babak delapan besar nanti dipastikan akan berlangsung seru dan persaingan ketat.

Tim yang lolos perempat final adalah Cepu Putra, Jaka Utama Cepu, Persera Randublatung, Tunas Muda Jepon, Putra Mustika Blora, Cahaya Laut Ngawen, PFC Punggursugih Ngawen, serta Ganekta Todanan.

Pengamat sepakbola Blora, Tri Juwanto menyatakan tim yang lolos babak perempat final merepresentasikan wilayah yang ada di Blora. Dia mengakui pembinaan sepakbola di Blora belakangan ini sudah mulai merata di wilayah eks kawedanan dan kecamatan seiring munculnya sejumlah klub sepakbola. Hanya saja dia menyebutkan dominasi klub yang sudah lama ada masih belum terkikis, itu terjadi karena pembinaan yang dilakukan klub lama ini sudah teratur dengan baik.

"Tim yang lolos babak delapan besar Kompetisi Sepakbola U-17 PSSI Blora bisa dikatakan mewakili pembinaan sepakbola yang ada di eks kawedanan di Blora," ujarnya kemarin.

Menurut dia, tim yang lolos itu diperkuat pemain-pemain yang selama ini aktif berlatih bersama klub tersebut. Mereka juga telah dipersiapkan cukup lama untuk mengikuti kompetisi U-17 ini. Karena itu menurut dia setiap tim dipastikan ingin meraih kemenangan di laga perempat final.

"Saya melihat kemampuan mereka merata. Karena itu pertandingan dipastikan bakal berlangsung menarik," tandasnya.

Jadwal Pertandingan Perempat Final
Sesuain hasil undian yang dilakukan panitia, pertandingan yang akan digelar di Stadion Kridosono adalah
1. Punggursugih FC Ngawen VS Jaka Utama Cepu ( 16 Juni 2013 )
2. Cepu Putra VS Persera Randublatung ( 17 Juni 2013 )
3. Tunas Muda Jepon VS Cahaya Laut Ngawen ( 18 Juni 2013 )
4. Ganekta Todanan VS Putra Mustika Blora ( 19 Juni 2013 )

(rs-infoBlora)

Jumat, 17 Mei 2013

Ikuti & Ramaikan BLORA OFFROAD Challenge 2 Wisata Adventure 2013


Di tunggu kehadirannya pada Event BLORA OFF ROAD CHALLENGE 2 WISATA ADVENTURE 2013. Besok pada tanggal 15-16 Juni 2013,dengan agenda :

1. Country Road staar Alun2 Blora pukul 13.00 tgl 15 Juni 2013 dengan rute EXTRAME dan FUN,dengan syarat wajib 4x4 min ban MT,disarankan tiap tim membawa tim RECOVERY yang minimal memiliki WINC,dengan hadiah utama 1 Unit Jip.

2. SCS terdiri dari 2 kelas,1000cc standar non injeksi dan non locker gardan,kelas open dilaksanakan di TPK Klopoduwur tgl 16 Juni 2013 mulai pukul 08.00 wib.

Keterangan lebih lanjut hub 085290646534 pin 29d6b8eb(dodi)
atau nomor yang tertera pada gambar brosur diatas

Rabu, 15 Mei 2013

Partai Perempat Final Kompetisi Sepakbola U-17 PSSI Blora Digelar Setelah Pilgub

BLORA. Pertandingan babak perempat final Kompetisi Sepakbola U-17 PSSI Blora akan digelar setelah pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng. Selain didasari faktor keamanan menjelang Pilgub, dimulainya laga babak 8 besar tersebut juga karena pada waktu yang hampir bersamaan dilaksanakan ujian SMA sederajat. Para pemain yang memperkuat kesebelasan yang lolos babak perempat final adalah para pelajar. Karena itu, keputusan yang diambil panitia pertandingan terkait lanjutan pertandingan Kompetisi U-17 dinilai tepat. "Lanjutan pertandingan Kompetisi U-17 akan digelar 16-23 Juni mendatang," ujar Sekretaris Umum PSSI Blora, Maryanto, kemarin.

Dia mengungkapkan, keputusan jadwal pertandingan diputuskan dalam rapat Sabtu 11 Mei lalu. Semua panitia hadir, rapat berlangsung di Sekretariat PSSI Blora Komplek GOR Mustika. Rapat dihadiri pula tim kesebelasan yang lolos babak 8 besar yaitu Cepu Putra, Jaka Utama Cepu, Persera Randublatung, Tunas Muda Jepon, Putra Mustika Blora, Cahaya Laut Ngawen, PFC Punggursugih Ngawen, dan Ganekta Todanan.

"Dalam pertemuan itu juga dilakukan undian tim yang saling berhadapan di pertandingan perempat final kelak," imbuhnya.

Sistem Gugur
Maryanto menyatakan, seluruh tim sepakat tidak ada penambahan pemain di babak perempat final nanti. Selain itu pertandingan akan menggunakan sistem gugur. Pertandingan perempat final akan dipusatkan di Stadion Kridosono Blora dengan durasi waktu laga 2 kali 45 menit.

Dimulainya pertandingan perempat final yang masih lama, memberikan kesempatan bagi setiap tim untuk mempersiapkan diri agar lebih baik. Diharapkan laga babak 8 besar nnti akan menyajikan pertandingan berkualitas. Kompetisi ini sudah mulai bergulir 23 Maret lalu.

Kompetisi diikuti 47 tim sepakbola se Kabupaten Blora yang dibagi dalam 4 grup yakni korwil Blora, Cepu, Randublatung dan Ngawen. Blora pertandingan penyisihan dipusatkan di lapangan 410, Cepu di lapangan Migas, Randublatung di lapangan Pilang & Ngawen di lapangan Kelurahan Ngawen. Adapun babak penyisihan yang lalu menggunakan format setengah kompetisi dengan sistem home turnament. (infoBlora - Suara Merdeka)

Senin, 13 Mei 2013

7 Pemain Senior Perkuat Persikaba Blora di Kompetisi Divisi I

BLORA. Tak butuh waktu lama bagi Pelatih Persikaba Blora, Yusuf Ekodono menyeleksi pemain. Setelah satu pekan diseleksi, akhirnya didapat 23 pemain yang bakal memperkuat Laskar Arya Penangsang di Kompetisi Divisi I mendatang.

Dari 23 pemain tersebut, tujuh orang diantaranya adalah pemain senior asal Blora. Sebagian dari mereka beberapa tahun lalu pernah memperkuat Persikaba. Para pemain senior itu adalah Tulus Sapmoko, Wanto, Sukarmanto, Fredy, Sukisno, Sukirno, dan Masturi.

Para pemain senior ini selanjutnya akan dikolabrasikan dengan pemain usia U-23 yang sebelumnya telah ada di dalam skuad Persikaba.

Seleksi Pemain Persikaba mulai Senin minggu lalu (6/5). Seleksi dilakukan menyusul adanya regulasi baru dari Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) selaku pelaksana kompetisi sepak bola amatir seperti Divisi I.

Dalam regulasi tersebut menyebut tidak ada batasan umur pemain yang memperkuat tim peserta Divisi I. Padahal sebelumnya Persikaba telah menyeleksi pemain U-23. Penggunaan pemain U-23 mengacu pada kompetisi Divisi I tahun lalu.

Rombak Komposisi
Munculnya aturan baru dari BLAI itu pun memaksa manajemen Persikaba merombak komposisi pemain. Seleksi pemain pun digelar mulai minggu lalu. Sedikitnya ada 50 pemain yang ikut seleksi, beberapa diantaranya pemain senior. Seleksi dilakukan di Lapangan Migas Cepu.

Tak hanya dari Blora tetapi juga pemain dari sejumlah daerah di Jateng dan Jatim seperti Semarang, Solo, Lamongan. Seleksi yang ditangani langsung oleh Yusuf Ekodono mantan pemain dan pelatih Persebaya itu berkahir Jumat lalu (10/5).

Pelatih Persikaba Yusuf Ekodono mengemukakan secara keseluruhan ada 30 pemain yang akan memperkuat Persikaba. Selain 23 pemain hasil seleksi tersebut juga akan ada 7 pemain magang dalam skuad tim.

Yusuf Ekodono mengungkapkan sebenarnya ada banyak pemain dari luar Blora yang mengikuti seleksi. Namun dia lebih memilih para pemain lokal untuk masuk ke dalam tim. "Kami akan optimalkan pemain lokal dahulu. Apakah nanti perlu diperkuat pemain dari luar Blora, kita tunggu saja perkembangannya," ujarnya kemarin.

Manajer Persikaba Kurniawan DS mengemukakan, pihak majemen juga sudah membuat jadwal untuk training center (TC) para pemain. Gerak cepat itu dilakukan karena Kompetisi Divisi I sudah akan dimulai 16 Juni nanti.

Para pemain sudah harus didaftarkan sebelum kompetisi dimulai. Pada tanggal 18 Mei nanti BLAI akan mengadakan pertemuan dengan tim peserta Divisi I untuk membicarakan kesiapan pelaksanaan kompetisi kasta ketiga di Persepakbolaan Indonesia tersebut. "Secepatnya kita akan menggelar TC tim Persikaba," imbuhnya. (rs-infoBlora)

Rabu, 08 Mei 2013

Jelang Kompetisi Divisi I Persikaba Blora Gelar Seleksi Pemain Secara Maraton

BLORA. Tim Pelatih Persikaba Blora tidak mempunyai banyak waktu untuk menyeleksi pemain. Sebab pada tanggal 18 Mei nanti semua pemain hasil seleksi harus sudah didaftarkan ke Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) PSSI selaku penyelenggara Kompetisi Divisi I.

Namun dengan kemampuan yang dimiliki pelatih Yusuf Ekodono, proses seleksi diyakini tidak akan berlangsung lama dan memperoleh pemain-pemain yang berkualitas.

Manajer Persikaba Blora, Kurniawan DS mengemukakan, latihan perdana sekaligus seleksi pemain sudah mulai dilakukan sejak Senin kemarin (6/5) di Lapangan Migas yang merupakan kandang KPFC Cepu. Latihan diikuti tak kurang dari 50 pemain.

Pemain dri luar seperti dari daerah Jogja, Solo, Semarang dan Lamongan mengikuti seleksi yang dipimpin Yusuf Ekodono tersebut. Mereka bergabung dengan pemain U-23 asal Blora yang sebelumnya telah memperkuat Persikaba.

Selain itu tampak pula beberapa pemain senior yang beberapa tahun lalu pernah memperkuat Laskar Arya Penangsang. Pemain itu antara lain straiker Sukirno Bagong dan bek Sukarmanto Togog. "Setelah seleksi pada senin sore dilanjutkan dengan seleksi pemain selasa pagi ditempat yang sama. Ujar Kurniawan DS kemarin.

Dengan proses seleksi yang intensif itu diharapkan pada pekan depan sudah terbentuk tim Persikaba yang akan berlaga di Kompetisi Divisi I. Menurut Kurniawan DS Kompetisi Divisi I akan mulai bergulir 16 Juni 2013.

Hanya sebelumnya semua tim peserta Divisi I terlebih dahulu harus mendaftarkan para pemainnya ke BLAI PSSI pada tanggal 18 Mei 2013.

Ketua Umum Persikaba, Agung Waskito mengemukakan pada tanggal 18 Mei itu nanti akan berlangsung pertemuan lanjutan semua tim peserta Divisi I di Jakarta. "Karena itu secepatnya dibentuk tim Persikaba. Dan pada 18 Mei nanti sudah harus mendaftarkan diri ke PSSI Pusat'" tandasnya. (rs-dok.infoBlora)

Selasa, 07 Mei 2013

SMK LP Ma’arif Khozinatul Ulum Todanan Juara II Bola Voli Jateng

BLORA. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Khozinatul Ulum, sekolah dibawah Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Todanan, Kabupaten Blora meraih juara II kejuaraan bola voli pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) se-Jawa Tengah.

Menurut Kusman, guru SMK Khozinatul Ulum Todanan, dalam kejuaraan digelar di GOR Jatidiri Semarang (1-4/5) lalu itu, di final, tim asuhannya dikalahkan SMK asal Semarang, “Sehingga mendapat juara II,” katanya, Selasa (7/5).

Sebagai juara II, kata Kusman, tim voli SMK Khozinatul Ulum akan diundang Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada 10 Mei nanti. Undangan terkait acara Dies Natalis kampus tersebut.

Sementara itu, dua siswi dari tim voli putri tersebut akan mewakili Jawa Tengah dalam kejuaraan O2SN tingkat nasional di Sulawesi. Keduanya adalah Siti Aisyah dan Yully. Awal Juni nanti, kedua siswi tersebut akan masuk mes untuk melakukan pemusatan latihan.

Kusnan, alumni Pascasarjana Universitas NU Surakarta mengatakan, capaian yang diraih SMK Khozinatul Ulum layak untuk disykuri. Dengan juara II ini, ia berharap, SMK akan lebih berprestasi lagi.

SMK Khozinatul Ulum memiliki jurusan Teknik Sepeda Motor, Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Jaringan Komputer, Akutansi, dan Admintrasi Perkantoran. (infoBlora)

Minggu, 05 Mei 2013

13 Pemain Senior Persikaba Blora Siap Bergabung Untuk Kompetisi Divisi I

BLORA. Latihan Persikaba Blora yang akan disiapkan untuk Kompetisi Divisi I akan mulai digelar besok, Senin (6/5). 13 Pemain senior lokal Blora akan mengikuti latihan di Lapangan Migas Cepu. Mereka bergabung dengan 19 pemain U-23 asli Blora.

"Para pemain senior itu sudah kami hubungi. Mereka menyatakan akan ikut dalam latihan Senin besok", kata asisten pelatih Persikaba Haryanto kemarin.

Para pemain senior itu beberapa tahun lalu juga pernah memperkuat Persikaba. Namun tahun ini mereka belum mendapatkan tim. Ada pula yang sudah memiliki tim tetapi hanya dijadikan pemain cadangan. Karena itu mereka ingin pulang kampung karena ingin memperkuat tim tanah kelahirannya, Blora.

Ke 13 pemain itu diantaranya : penjaga gawang Tulus Sapmoko, Sukisno, Sukarmanto (Togog), Masturi, Edi, Hayen, serta beberapa pemain dari Cepu, Todanan dan Kunduran. "Striker Dian Kristanto sudah terikat kontrak dengan Persip Pekalongan sehingga dia tak akan memperkuat Persikaba", ujar Haryanto yang ditugasi secara khusus oleh manajemen dan pelatih Persikaba untuk mencari pemain senior lokal Blora guna bergabung dengan Persikaba.

Pemanggilan sejumlah pemain senior itu menyusul adanya regulasi Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) selaku pelaksana kompetisi sepakbola amatir, termasuk Divisi I. regulasi yang akan diberlakukan tidak ada batasan usia pemain yang memperkuat tim di Divisi I.

Sebelum regulasi itu muncul, Persikaba telah menyeleksi pemain U-23. Dengan adanya regulasi baru itu praktis tim berjuluk Laskar Arya Penangsang harus merombak komposisi pemain. Padahal menurut rencana Kompetisi Divisi akan bergulir 16 Juni bulan depan.

Praktis hanya tersisa waktu satu bulan. Dengan waktu persiapan yang mepet tim pelatih Persikaba dituntut bisa memperoleh pemain berkualitas. "Pemain-pemain senior itu harus mengikuti seleksi terlebih dahulu. Demikian pula dengan pemain U-23. Nanti pelatih Yusuf Ekodono yang akan menilai kemampuan mereka", tandas Haryanto.

Sementara itu, Sukarmanto (Togog) salah seorang pemain senior menegaskan, dirinya siap membela Persikaba Blora di musim kompetisi 2013/2014. Pemain asal Demak yang telah mempersunting wanita Blora ini menyatakan siap bersaing dengan pemain-pemain muda dalam seleksi besok.

"Sebenarnya saya juga ditawari main di Pekalongan. Tapi begitu tahu persikaba membutuhkan pemain senior, saya lebih memilih memperkuat kekuatan tim yang telah membesarkan saya ini", ujar Togog yang pernah membela Persikaba beberapa tahun ini.

Eko Sukaryanto, mantan pemain Persikaba asal Lamongan, juga pernah menanyakan seleksi untuk pemain senior di kesebelasan kebanggaan warga Blora. Pasalnya mantan pemain Persela Lamongan U-23 tersebut masih tertarik mengarungi Kompetii Divisi I bersama Persikaba. (rs-dok.infoBlora)

Sabtu, 04 Mei 2013

Stadion Kridosono Blora Diminta Diperbaiki


BLORA. Peluang Persikaba lolos ke babak berikutnya di Kompetisi Divisi I akan terbuka lebar manakala Tim berjuluk Laskar Arya Penangsang itu mau menjadi tuan rumah. Hanya saja untuk menjadi tuan rumah di pertandingan babak penyisihan sejumlah persyaratan harus terpenuhi, salah satunya kelayakan Stadion Kridosono.

Sejumlah kalangan mendesak Pemkab untuk memperbaiki stadion terbesar di Kabupaten Blora itu. Minimal perbaikan yang dilakukan adalah pada kondisi lapangan. Sebab selain tidak rata, lapangan di Stadion Kridosono terbilang keras. Saat hujan kondisi lapangan menjadi becek. Sedangkan ketika musim kemarau akan banyak rumput yang mengering. Apalagi kalau kompetisi dimulai 16 Juni. Saat itu sudah memasuki musim kemarau.

"Harus ada perbaikan Stadion Kridosono, kalo tidak diperbaiki jangan harap Persikaba ditunjuk sebagai tuan rumah." ujar Eddy salah satu supporter Persikaba.

Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) selaku pelaksana kompetisiamatir telah memutuskan babak penyisihan Kompetisi Divisi I menggunakan sistem Home Tournament. Tim yang berlaga di kompetisi kasta ketiga sepakbola Indonesia akan dibagi menjadi beberapa grup. Pertandingan di setiap grup akan dilaksanakan di salah satu daerah tim Divisi I yang sebelumnya telah mengajukan diri sebagai tuan rumah.

Persikaba, menurut Eddy pernah beberapa kali ditunjuk menjadi tuan rumah Kompetisi Divisi di tahun-tahun sebelumnya. Ketika itu kondisi lapangan di Stadion Kridosono masih cukup bagus setelah beberapa bagian diperbaiki. Namun kini Stadion milik Pemkab Blora itu tak pernah lagi mendapatkan alokasi dana APBD untuk perbaikan bahkan pemeliharaan rutin. Padahal hampir setiap hari stadion tersebut dipakai untuk kegiatan sepakbola.

"Persikaba Blora akan bersaing dengan kesebelasan lainnya untuk menjadi tuan rumah. Sebab dengan menjadi tuan rumah besar kemungkinan bisa memenangkan setiap pertandingan, seiring dengan adanya dukungan penuh dari supporter." ujarnya.

Kondisi lapangan Stadion Kridosono yang kurang bagus pernah beberapa kali dikeluhkan para pemain. Bahkan keluhan yang sama dikemukakan pula oleh Pelatih Persikaba Yusuf Ekodono . Menurutnya lapangan yang kurang bagus menjadikan skema permainan yang diajarkannya kepada para pemain tidak berjalan dengan baik.

"Sama seperti yang lain, kami juga ingin adanya perbaikan Stadion Kridosono". Kata asisten pelatih Persikaba Blora, Haryanto. (rs-dok.infoBlora)

Jumat, 03 Mei 2013

Kejurda Panjat Tebing, Blora Peringkat 3 Jateng Dengan 4 Emas, 1 Perak & 4 Perunggu

BLORA. Kejurda Panjat Tebing Tingkat Jawa Tengah telah selesai digelar 27 April sampai 1 Mei kemarin di Komplek GOR Jatidiri Semarang sekaligus ajang Kualifikasi untuk Porprov Jateng 2013 mendatang di Banyumas.

Dalam Kejurda ini kontingen atlet panjat tebing dari Blora berhasil menduduki peringkat ketiga se Jateng dengan perolehan medali 4 emas, 1 perak & 4 perunggu. Posisi pertama diperoleh kontingen Kota Solo dengan 4 emas, 4 perak & 5 perunggu. Sedangkan posisi kedua diduduki Jepara dengan 4 emas, 2 perak & 3 perunggu.

Empat medali emas untuk Blora masing-masing diraih Prasetya di kelas lead flash putra, Berthdigna Putri kelas speed track putri, dan Agustina Sari serta Teguh Imam di kelas boulder campuran. Dengan hasil tersebut, Kontingen Blora berhasil pula meraih 6 tiket lolos ke Porprov Jateng 2013 Oktober mendatang.

Dalam kejurda kemarin FPTI Blora mengikutkan 7 atlet terbaiknya. Kejurda diikuti 34 Kota/Kabupaten se Jawa Tengah kecuali Banyumas yang sudah dipastikan ikut Porprov karena sebagai tuan rumah. (rs-infoBlora)

Atlet Renang Blora Mulai Tunjukkan Prestasinya dalam Kejurda Jateng.

BLORA. Pembinaan atlet renang yang dilakukan oleh Pengurus Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Blora mulai menunjukkan prestasinya. Hal ini ditunjukkan dengan raihan 2 emas, 5 perak dan 1 perunggu dalam Kejurda Tingkat jateng belum lama ini.

"Tentu kami bangga atas prestasi yang telah diraih itu. Ini membuktikan banwa pembinaan atlet sukses" kata Ketua PRSI Blora, HM Dasum kemarin.

Medali di Kejurda yang sekaligus ajang kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2013 ini diborong oleh Tito Laksono Yudhoseno siswa kelas 3 SDN Buluroto Kec.Banjarejo. Medali emas ia peroleh dari kelas gaya dada 50 meter dan 100 meter. Sementara itu 5 medali perak diperoleh dari gaya bebas 50 meter, 100 meter, 200 meter, gaya kupu-kupu 50 meter dan gaya ganti 200 meter. Satu-satunya medali perunggu dari Tito dari gaya kupu-kupu 100 meter.

 Selama ini, Tito putra pasangan Sudarto-Titik Susilowati berlatih di Blora Swimming Club. HM Dasum yang juga wakil ketua DPRD Blora menekankan pembinaan alet di daerah banyak kendala. Seperti ketersediaan sarana prasarana, latihan termasuk pendanaan. Walau begitu kendala tersebut tak menjadi alasan untuk bermalas-malasan dan terus berlatih.

"Dengan berlatih keras prestasi akan diraih" tegasnya. Untuk sarana, lanjut Dasum, di Blora memang ada kolam renang standart nasional di Komplek Taman Tirtonadi tapi sayang air untuk mengisi kolam renang minim. Agar latihan bisa tetap jalan, sejumlah atlet sering dibawa latihan ke sejumlah daerah di Jateng, seperti rembang, Solo dan Semarang.  (rs-infoBlora)

Minggu, 28 April 2013

Kompetisi Sepakbola Divisi I Segera Bergulir, BLAI Resmi Jalankan Unfikasi Liga.



Dalam PO nomor 7 tahun 2009, jumlah peserta Divisi I adalah 66 klub. Dan, untuk Divisi II sendiri maksimal diikuti 100 klub.
Kembali ditunjuk sebagai satu-satunya operator kompetisi liga amatir di tanah air, Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) resmi mulai menjalankan unifikasi (penggabungan) kompetisi musim 2013.

Dalam pertemuan pemilik klub calon peserta kompetisi Divisi Satu dan Divisi Dua, yang juga dihadiri Sekjen PSSI Hadiyandra di VIP Barat Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (27/4), seluruh pihak bersepakat bersama-sama kembali berkompetisi dibawah satu payung yakni BLAI.

Setelah forum pertemuan ini, proses selanjutnya adalah verifikasi awal klub peserta kompetisi BLAI dan Direktorat Liga Amatir. Untuk Divisi Satu finalisasi peserta musim 2013 akan dikeluarkan pada 29 April, sedang untuk Divisi Dua baru 4 Mei 2013. Berdasar rekap data awal, saat ini terdapat 79 klub calon perserta kompetisi untuk Divisi Satu, dan 88 klub buat Divisi II.

"Langkah awal yang kami lakukan adalah meminta data dan hasil kompetisi musim lalu dari liga amatir yang dikelola Direktorat Liga Amatir. Dari data itu, kami sesuaikan dengan Peraturan Organisasi (PO) nomor 7 tahun 2009 soal kompetisi, PO dan Manual Liga dari Direktorat Liga Amatir, dan Hasil kompetisi amatir pada 2010," terang CEO BLAI Syauqi Soeratno.

"Penggunan hasil kompetisi musim 2010 sebagai salah satu pijakan penggabungan kompetisi, karena itulah kompetisi amatir terakhir yang bergulir sebelum kisruh terjadi," sambung Syauqi.

Verifikasi ini sendiri dibutuhkan untuk memastikan hak klub-klub peserta dan menyelesaikan permasalahan yang hadir akibat buntut dari dualisme musim lalu. BLAI juga meminta peserta kompetisi harus anggota PSSI dan tidak memiliki catatan dualisme.

Jika ada tim yang mengalami dualisme, maka BLAI meminta kepada klub-klub tersebut untuk menyelesaikan masalah secara internal. BLAI akan memberikan tenggat waktu dari 29-30 Mei 2013 kepada klub untuk menyelesaikan masalahnya. Jika tidak selesai, maka BLAI yang mengambil keputusan.

Merujuk pada hasil verifikasi awal BLAI, besar kemungkinan peserta Divisi Satu bakal melebihi kuota peserta seperti yang diatur dalam PO nomor 7 tahun 2009. Dalam PO nomor 7 tahun 2009, jumlah peserta Divisi I adalah 66 klub, dan untuk Divisi II sendiri maksimal diikuti 100 klub.

Untuk level profesional yang melibatkan PT Liga Indonesia (LI) selaku operator Indonesia Super League (ISL) dan Divisi Utama (DU), dengan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) selaku operator Indonesia Premier League (IPL) dan Divisi Utama (DU), unifikasi liga baru akan dijalankan pada musim 2013/2014.

Namun, sebelum level profesional laksanakan amanat KLB PSSI 17 Maret 2013 itu, level amatir yang melibatkan Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) dengan Direktorat Liga Amatir, justru melangkah lebih dulu. Ini dilakukan karena berbeda dengan kompetisi diatasnya yang sudah bergulir, di level Liga Amatir kompetisi belum sama-sama bergulir.

Dalam KLB PSSI 17 Maret 2013, selain mendapat amanah menjadi tombak penggabungan kompetisi liga amatir, dan sebagai satu-satunya operator Divisi Satu, Divisi Dua, dan Divisi Tiga, BLAI diputuskan juga sebagai operator kompetisi pembinaan yakni Piala Menpora U-15, dan Piala Soeratin U-18.

JADWAL PERSIAPAN PELAKSANAAN DIVISI I 2012/2013
Finalisasi Calon Peserta: 29 April 2013
Pendaftaran Klub Peserta Kompetisi: 27 April-8 Mei 2013
Pengajuan Tuan rumah: 27 April-13 Mei 2013
Pendaftaran Pemain: 27 April-1 Juni 2013
Rapat Antarmanajer & Workshop: 18 Mei 2013
Pelaksanaan Kompetisi: 16 Juni-9 November 2013

Atlet Lari Marathon dari Cepu Kab.Blora Menjuarai Marathon Nasional Malang MNM 2013

Pelari marathon putri asal Cepu, Blora, Jateng, terkapar setelah menyentuh garis finis Marathon Nasional Malang 2013(Foto: Aji Dewa Roisky-LICOM
MALANG. Para atlet lari Kota Malang tahun ini dipaksa gigit jari di ajang Marathon Nasional Malang 2013 (MNM) 2013. Sebab dalam MNM yang digelar hari ini Minggu 28 April 2013 tidak satupun pelari dari Kota Apel ini yang meraih gelar juara. Justru para atlet lari marathon dari Cepu, Blora Jawa Tengah yang mendominasi baik putra maupun putri.

Untuk MNM pada Kelompok Putra Juara Pertama diraih Ari Swandana atlet Cepu, Blora. Dia merupakan pelari tercepat dengan catatan 2.40.56 detik. Sedangkan juara kedua direbut Harianto yang juga berasal dari Cepu, Kabupaten Blora. Untuk juara ketiga digondol Asma Bara dia berasal dari Scapa-AD. Sehingga, mereka berhak untuk memperoleh reward piala Wali Kota Malang dan Kemenpora RI beserta uang pembinaan. Untuk juara pertama sebesar Rp 15 juta.

Sementara pada Kelompok Putri Juara Pertama direbut Novita Andriani, juga atlet dari Cepu, Blora. Dia berhasil menjadi pelari terdepan dengan catatan 3.11.37 detik. Lalu disusul Siti Khatijah dari Kota Salatiga sebagai juara kedua. Lalu di urutan ketiga adalah Wiwin Andriani (Scapa-AD).

Menurut Ketua PASI Malang, Adam Willi Rubun, para pelari dari Kota Malang memang tidak ada yang berhasil mengukir prestasi. Alasannya, pada tahun ini mengalami krisi pelari yang potensial untuk marathon.

“Itu karena untuk marathon ini terkendala pada usia. Persyaratan untuk pelari marathon itu minimal 20 tahun. Sedangkan pelari kita kebanyakan masih di bawah usia 20 tahun. Kalau usia di atas 20 tahun sudah cari kerja. Sehingga, regenerasinya terkendala,” kata dia.

Sedangkan Cepu, Kabupaten Blora diakui merupakan daerah yang potensial untuk mencetak pelari marathon. Sebab, menurut dia, pembinaannya berlangsung secara berkelanjutan. Sehingga, potensi atlet untuk pelari marathon mereka terus terbina.

Karena itu, kata Adam, setiap tahun pelari dari Cepu, Blora itu selalu meraih prestasi. Meski begitu, dia optimistis Kota Malang pada tahun-tahun berkitnya pelari Kota Malang akan mampu mengukir prestasi di ajang MNM 2013ini.

Sementara itu, berdasarkan pengataman di lapangan hampir seluruh pelarig marathon, terutama untuk kelompok puteri ambruk saat di finis. Mereka harus ditandu untuk menjalani pemulihan. (aji dewa roisky - LI)

Sabtu, 27 April 2013

Persikaba Blora Harus Rombak Pemain

BLORA, - Kompetisi Divisi I yang akan diikuti Persikaba Blora bakal mulai digelar 16 Juni. Persikaba dimungkinkan akan merombak komposisi pemain.
Pasalnya di kompetisi kasta ketiga sepakbola Indonesia tersebut tidak ada pembatasan usia pemain yang memperkuat tim peserta. Selama ini Persikaba diperkuat pemain usia di bawah 23 tahun.
"Usia pemain bebas itu sesuai hasil rapat Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) dengan tim peserta Kompetisi Divisi I di Jakarta, Sabtu (27/4)," ujar Manajer Persikaba, Kurniawan DS, Minggu (28/4).
Persikaba sejatinya sudah dipersiapkan mengikuti Kompetisi Divisi I sejak Januari 2013. Persikaba pun merekrut pemain U-23 yang dilatih Yusuf Ekodono, mantan pemain Persebaya Surabaya.
Direkrutnya pemain U-23 itu  mengacu pada format kompetisi yang sama tahun sebelumnya yang digelar PSSI pimpinan Djohar Arifin. Namun pada tahun 2012 juga digelar Kompetisi Divisi I oleh BLAI, tanpa batasan usia pemain. Ketika itu BLAI di bawah kendali PSSI pimpinan La Nyala Mattaliti.
"Sesuai hasil rapat BLAI juga, tahun ini dimulai penyatuan Kompetisi Divisi I. Tidak ada lagi Kompetisi Divisi I Liga Indonesia (LI) dan LPIS," kata Wawan, sapaan akrab Kurniawan DS.
Persiapan atau latihan Persikaba sempat dihentikan beberapa pekan menyusul ketidakjelasan kapan dimulainya Divisi I. Latihan baru akan dimulai lagi bulan Mei.
( Abdul Muiz / CN39 / JBSM ) - (Suara Merdeka)
Diberdayakan oleh Blogger.

 

© 2013 INFOBLA. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top